Pengaruh Manajemen Modal Kerja Terhadap Financial Distress Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Kontrol Pada Perusahaan Sektor Pertambangan

  • Devvy Rusli Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta
  • Tamaria Bernadetta Dumaris Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta
Abstract Views = 69 times
PDF DOWNLOADS = 70 times

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh manajemen modal kerja terhadap financial distress pada perusahaan sektor pertambangan yang terdafttar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2019. Variabel manajemen modal kerja diukur dengan menggunakan current ratio, inventory turnover, total asset turnover, dan debt to asset ratio. Penelitian ini juga menggunakan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi logistik dengan program Eviews 10. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder dari laporan keuangan dan laporan tahunan melalui situs Bursa Efek Indonesia dan situs perusahaan. Teknik dalam pengambilan sampel penelitian dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 12 perusahaan dari 48 perusahaan pertambangan tahun 2015-2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa current ratio berpengaruh positif secara signifikan terhadap financial distress. Inventory turnover berpengaruh negatif secara signifikan terhadap financial distress. Total asset turnover berpengaruh negatif secara signifikan terhadap financial distress. Debt to asset ratio berpengaruh positif secara signifikan terhadap financial distress. Ukuran perusahaan berpengaruh negatif secara signifikan terhadap financial distress.

Published
2020-10-19
How to Cite
Rusli, D., & Dumaris, T. B. (2020). Pengaruh Manajemen Modal Kerja Terhadap Financial Distress Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Kontrol Pada Perusahaan Sektor Pertambangan. Jurnal Akuntansi Dan Manajemen, 17(02), 01 - 10. https://doi.org/10.36406/jam.v17i02.331